Jumat, 30 Oktober 2015

Head Porting

Dear all,

Pekerjaan porting di kepala silinder/cylinder head adalah pekerjaan terpenting untuk meningkatkan airflow di mesin. Semakin baik airflow, semakin besar power. Sejak dulu persamaan sederhana ini adalah benar: More Air=More Power.

Namun lebihnya aliran udara bukan hanya baik di CFM (kwantitas udara itu), juga baik di kwalitas udara tsb., misalnya di kecepatan dgn arah (velocity) udara tsb. Semakin baik kwalitas udara, semakin baik performa mesin, terutama di RPM rendah-menengah.

Bahkan, tuning awal seharusnya sudah terjadi di pekerjaan porting ini, untuk lebih mengarahkan ke penggunaan yang diinginkan.

Misal, untuk penggunaan harian yg lebih mengutamakan torsi bawah dan efisiensi bahan bakar, porting bisa diarahkan ke velocity yg lebih baik, dan bahkan bisa dilakukan pengurangan CFM di top lift (bukaan valve tertinggi), sepanjang CFM di low lift (bukaan bawah) meningkat. Desain porting ini akan memperkuat torsi, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan bahkan juga bisa meningkatkan horsepower (hp).

Di desain lainnya, misal untuk penggunaan race, porting bisa diarahkan ke power, dgn sedikit mengorbankan efisiensi bahan bakar.

Sekedar berbagi, kunci utama untuk penyesuaian arah ini adalah OVERLAP.

Di penggunaan harian, karena target bukan hanya torsi yg meningkat tapi juga diharapkan bisa meningkatkan efisiensi, ada bagian tertentu di intake yang bisa ditingkatkan dan tidak baik ditingkatkan utk mencapai tujuan ini. Begitupun di exhaust port. Langkah langkah ini akan membuat airflow lebih kuat (terutama di ovelap) namun tidak berlebih sehingga membuat airflow IN itu malah keluar ke EXhaust port (over scavenging).


SEKILAS BASIC HEAD PORTING:

Pekerjaan porting dasar ini biasanya akan membuat airflow (CFM) hampir di semua lift  (di intake port) meningkat, seiring dgn peningkatan velocity.

Hal yang terpenting untuk mencapai hasil yang baik di porting dasar ini adalah mengetahui besar kecil nya port. Biasanya port standard adalah kebesaran. Dgn membuatnya lebih kecil, bukan saja velocity akan meningkat, tapi pengecilan port ini akan memberi kesempatan untuk membuat bentuk port lebih baik. (Bentuk adalah lebih penting dari ukuran).

Selain itu, perhatian khusus perlu diberikan pada bagian terpenting di porting, yaitu sekitar 1 cm sebelum dan sesudah dudukan valve (valve seat). Perbaikan di daerah valve seat ini akan memberikan peningkatan di low lift yang sangat berguna untuk mendongkrak torsi bawah-menengah. Juga bila memahami faktor air ramming di saat intake valve sedang menutup, maka bisa dimengerti total CFM tersimpan di ruang bakar, dengan perbaikan di low lift, akan meningkat yang akan mendorong horsepower lebih tinggi.

Namun semua itu memerlukan alat ukur airflow yang biasa disebut Flowbench.